Kam. Jun 4th, 2026

    Padang Sidempuan – Tradisi lubuk larangan atau tradisi menangkap ikan secara bersama-sama di sungai yang menjadi lubuk ikan, menjadi budaya tersendiri di Kota Padang Sidempuan khususnya di Desa Sibaruas Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua Kota Padang Sidempuan, yang hingga kini terus terjaga.

    Tujuan tradisi lubuk larangan ini agar dapat menjadi wadah kebersamaan masyarakat serta dapat memberi kontribusi pembangunan kepada desa dari hasil panen ikan secara bersama di lubuk larangan hasil panennya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan desa, menyantuni anak yatim-piatu, pembangunan mesjid dan kegiatan amal lainnya serta untuk menegakkan peraturan adat.

    Pada kesempatan itu, Babinsa Koramil 02/Padang Sidempuan Kodim 0212/Tapsel Serda DP. Pasaribu yang hadir dalam kegiatan teersebut mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan menghormati tradisi lubuk larangan yang merupakan tradisi kearifan lokal yang harus tetap terjaga, karena memiliki banyak manfaat bagi masyarakat.

    Lanjutnya, melalui tradisi lubuk larangan ini terjalin komunikasi antar warga, dan warga dengan pemerintah.

    “Kita akan terus mendukung tradisi lubuk larangan ini. Dan usai panen nanti akan kita tabur bibit Ikan di lubuk ini. Selama ini lubuk larangan tersebut memang sangat dijaga oleh seluruh masyaramat dan tokoh adat serta perangkat dusun. Siapa saja yang sengaja mengambil ikan tanpa izin dari pihak dusun maka dikenakan denda adat,” katanya Sabtu (20/08/2022)

    Disela pembukaan lubuk larangan, Serda DP. Pasaribu, selain memonitor keamanan juga melakukan komunikasi sosial bersama dengan warga masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut

    “kita juga tetap mengutamakan faktor keamanan, sungai ini juga termasuk lebar, sehingga kita harus tetap berhati-hati jaga keselamatan masing-masing” tegasnya

    Kegiatan tradisi pembukaan lubuk larangan dihadiri oleh Wali Kota Padang Sidempuan, Camat Padang Sidempuan Batunadua, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Sidempuan, Kepala Desa Sibaruas, Babinsa Koramil 02/Padang Sidempuan, Bhabinkamtibmas, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agaman dan tokoh pemuda dan diikuti oleh warga masyarakat di sekitar Kota Padang Sidempuan sekitar 500 orang

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *