Panyabungan Selatan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal sejak Selasa malam, 25 November 2025, memicu terjadinya bencana longsor di ruas jalan lintas Panyabungan –Batang Natal. Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di Kelurahan Tanobato, Kecamatan Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (29/11/2025)
Material tanah dan batu yang meluncur ke badan jalan sempat menghambat arus lalu lintas. Meski demikian, kendaraan masih bisa melintas secara bergantian dengan pengaturan ketat oleh petugas di lapangan. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi barang
Merespons cepat kondisi tersebut, Danramil 13/Panyabungan Kodim 0212/Tapsel Kapten Inf AK Harahap memerintahkan personel Babinsa jajarannya langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan perbantuan sekaligus memastikan keamanan pengguna jalan. Kehadiran Babinsa di lokasi juga untuk mengoordinasikan upaya pembersihan material longsor yang melibatkan personel TNI, Polri, BPBD Aceh Selatan, relawan, masyarakat setempat, serta unsur pemerintah terkait lainnya.
Dikatakan Danramil Kapten AK. Harahap, bahwa untuk mempercepat proses evakuasi material, satu unit alat berat dari dinas terkait diterjunkan ke lokasi
“Kami bergerak cepat agar jalur ini segera kembali aman dilintasi. Kepada masyarakat, kami mengimbau tetap waspada karena cuaca masih tidak menentu dan potensi longsor susulan masih bisa terjadi,” tegas Danramil
Danramil juga memastikan bahwa jajaran TNI di seluruh wilayah Kabupaten Mandailing Natal tetap berada dalam status siaga. Pengamanan jalur lintas maupun pemantauan di wilayah permukiman masyarakat terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana lanjutan.
“Alhamdulillah, jalan sudah bisa dibuka dan kami tinggal membantu mengatur kelancaran lalu lintas di wilayah Kecamatan Panyabungan Selatan. Meski begitu, cuaca masih berpotensi ekstrem sehingga kami bersama tim gabungan tetap siaga dan melakukan monitoring di sejumlah titik rawan,” tegasnya
Danramil juga menambahkan bahwa jajaran Koramil 13/Panyabungan telah menyiapkan langkah antisipatif apabila cuaca ekstrem kembali memicu bencana di wilayahnya
“Kami memerintahkan seluruh jajaran untuk terus memonitor situasi di lapangan dan segera mengambil tindakan cepat serta tepat untuk membantu masyarakat,” tambahnya
Kapten AK. Harahap juga berharap agar masyarakat tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia juga mengimbau agar warga segera melaporkan kepada aparat terkait jika menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungan masing-masing.
“Kami akan selalu hadir untuk membantu. Semoga kondisi cuaca segera membaik dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” tutup Danramil
