Ulu Sosa – Semangat kebersamaan, kepedulian, dan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia kembali terlihat dalam kegiatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Padang Lawas. Personel dari Koramil 09/Sosa Kodim 0212/Tapsel dipimpin Danramil Kapten Czi Pahlawan bersama masyarakat melaksanakan kegiatan pengecoran Dek penghubung jembatan gantung di Desa Parapat, Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Kamis (18/06/2026)
Kegiatan pengecoran tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan gantung yang nantinya akan menjadi sarana vital bagi masyarakat setempat. Kehadiran jembatan ini sangat dinantikan oleh warga mengingat jembatan sebelumnya mengalami kerusakan parah hingga putus akibat diterjang banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu
Dalam kegiatan tersebut, tampak Danramil dan Babinsa bersama masyarakat bekerja bahu-membahu melakukan pengecoran jembatan. Dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab, mereka mengangkut material bangunan dan melaksanakan proses pengecoran secara bersama-sama
Danramil Kapten Czi Pahlawan, mengatakan bahwa keterlibatan dirinya bersama masyarakat dalam pembangunan jembatan gantung merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi warga binaan. Menurutnya, pembangunan fasilitas umum seperti jembatan sangat penting karena berhubungan langsung dengan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat
“Pengecoran pada bagian dek penghubungn jembatan gantung ini dilaksanakan secara gotong royong sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, selain mempercepat proses pembangunan, juga dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mengatasi berbagai permasalahan di lingkungan,” ujar Danramil
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gotong royong merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan
“Kami berharap semangat kebersamaan seperti ini terus terpelihara. Selain mendukung pembangunan desa, gotong royong juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga sehingga tercipta kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan penuh kekeluargaan,” tambahnya
Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan di wilayah binaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang menjadi salah satu fungsi utama satuan kewilayahan TNI AD. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai motivator, penggerak, dan solusi dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga
